# Diakronik.com > Kebenaran Selalu Memihak ## Posts - [PT Duta Palma PHK Massal Buruhnya, Mangkir Saat Diajak Perundingan ](https://diakronik.com/liputan/kilas/pt-duta-palma-phk-massal-buruhnya/): Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Borneo Raya (F-SPBR) menggeruduk Kantor PT Duta Palma di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (31/01/25). Aksi terjadi lantara PT Duta Palma PHK massal buruhnya. - [Massa Aksi Geruduk Kantor PT Dahlia Tama Cargo Buntut PHK Sepihak Andri](https://diakronik.com/liputan/kilas/aksi-geruduk-pt-dahlia-tama-cargo-buntut-phk-andri/): Massa aksi mendatangi kantor pusat PT Dahlia Tama Cargo buntut pemecatan Andri Dwi Nur Prasetyo dari pekerjaannya sebagai buruh porter, Kamis (30/1/2025). Massa menuntut perusahaan untuk memperkerjakan kembali Andri. - [Dipecat Sepihak, Buruh PT Duta Palma Geruduk Kantor Disnakertrans Sambas](https://diakronik.com/liputan/kilas/dipecat-sepihak-buruh-pt-duta-palma-geruduk-disnakertrans/): Puluhan buruh PT Duta Palma yang tergabung dalam F-SPBR melakukan aksi massa di depan kantor Disnakertrans Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. - [Septia Divonis Bebas! Kuasa Hukum Minta Jhon LBF Hentikan Segala Bentuk Kriminalisasi](https://diakronik.com/liputan/kilas/septia-divonis-bebas-jhon-lbf-hentikan-kriminalisasi/): Septia Dwi Pertiwi divonis bebas dalam kasus pencemaran nama baik. Tim kuasa hukum desak Jhon LBF berhenti mengkriminalisasi orang lain - [Massa Aksi #BebaskanSeptia Dihadang Kepolisian saat Hadiri Sidang Putusan](https://diakronik.com/liputan/kilas/massa-aksi-bebaskanseptia-dihadang-polisi-saat-sidang-putusan/): Massa aksi #BebaskanSeptia ditahan oleh pihak kepolisian di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Rabu, 22 Januari 2024. - [Kriminalisasi Septia: Tidak Sekadar Melawan Jhon LBF, Septia Menggugat Pengabaian Hak-Hak Buruh di Tempat Kerja](https://diakronik.com/perspektif/kriminalisasi-septia-tidak-sekadar-melawan-jhon-lbf-septia-menggugat-pengabaian-hak-hak-buruh-di-tempat-kerja/): Kasus Kriminalisasi Septia melalui Undang-Undang ITE, sesungguhnya ia tidak hanya sedang menggugat Jhon LBF selaku elite perusahaan, tetapi secara sistematis juga menggugat negara yang abai terhadap pemenuhan hak-hak dasar buruh di tempat kerja. Oleh karena itu, sudah sepatutnya Septia dibebaskan dari segala dakwaan. Bahkan, sudah sepatutnya Septia tidak pernah didakwa dalam kasus pencemaran nama baik karena menyuarakan haknya. - [Manifesto Politik API: Dukungan kepada Septia dan Semua Perempuan](https://diakronik.com/liputan/kilas/manifesto-politik-api-dukungan-kepada-septia-dan-perempuan/): Aliansi Perempuan Indonesia (API) mendeklarasikan Manifesto Politik Perempuan Gugat Negara secara daring pada Sabtu (21/12/2024). - [Septia: Semoga Tidak Ada Lagi Kriminalisasi Buruh](https://diakronik.com/liputan/kilas/septia-semoga-tidak-ada-lagi-kriminalisasi-buruh/): Puluhan massa aksi solidaritas #BebaskanSeptia menduduki pelataran gedung PN Jakpus, Rabu (18/12/24). - [Hari HAM Sedunia, Buruh Desak Pemerintah Ratifikasi Konvensi ILO 190](https://diakronik.com/liputan/kilas/buruh-desak-pemerintah-ratifikasi-konvensi-ilo-190/): JAK KILO 190 mendesak pemerintah untuk meratifikasi Konvensi ILO 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja - [Nyali Pena Puan Sumatra: Dari Reformis sampai Revolusioner di Negeri Jajahan](https://diakronik.com/kronik/sejarah-populer/nyali-pena-puan-sumatra-reformis-sampai-revolusioner/): Di satu nagari kawasan Sumatra Barat, lahirlah bocah perempuan yang terkesima melihat buku-buku kepunyaan bapaknya. Di usia yang belum genap lima tahun, ia memilih bermain dengan buku-buku yang dilihatnya itu.  Perilakunya tak lazim, lebih-lebih di negeri yang tengah dijajah dan kehidupan perempuan masih dikerangkeng. Namun, si bapak tak mempersoalkannya, begitulah tindak tanduk sang moderat.  Bukan […] - [Diskusi BPJS PBI Buruh-Ojol Banten: Minimnya Informasi dan Akibat Status Kemitraan](https://diakronik.com/liputan/kilas/diskusi-bpjs-pbi-buruh-ojol-banten-minimnya-informasi-dan-akibat-status-kemitraan/): Puluhan buruh ojek daring atau online (buruh-ojol) Banten menggelar diskusi dengan perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Serang dan Jamkeswatch. Dalam diskusi ini, buruh-ojol mengungkapkan berbagai permasalahan terkait perubahan status kepesertaan BPJS menjadi BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI). - [Gerakan PRD di Nganjuk Setelah Peristiwa Kudatuli 1996](https://diakronik.com/kronik/sejarah-populer/gerakan-prd-di-nganjuk-setelah-kudatuli-1996/): Demokrasi sebagai pijakan memasuki masyarakat modern menjadi mewah buat kita rakyat Indonesia (Kemunduran Rejim Soeharto, Pembebasan, No.III/Januari 1997, hlm. 9). Dalam Kongres Luar Biasa Persatuan Rakyat Demokratik pada 15 April 1996 di Sleman, Yogyakarta, peserta menyepakati dibentuknya Partai Rakyat Demokratik (PRD). Dalam forum tersebut, Budiman Sudjatmiko—saat itu aktivis mahasiswa—terpilih sebagai sebagai ketua umum partai. Di […] - [Survei Komite Hidup Layak: 76% Rumah Tangga Buruh Terjerat Utang karena Politik Upah Murah](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/survei-komite-hidup-layak-76-rumah-tangga-buruh-terjerat-utang-karena-politik-upah-murah/): Komite Hidup Layak (KHL) merilis hasil penelitiannya tentang “Ekonomi Utang Rumah Tangga Kelas Buruh” dalam konferensi pers yang digelar di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, Rabu (23/10/2024). Penelitian tersebut merupakan pendalaman atas temuan survei ‘Pengeluaran dan Pendapatan Rumah Tangga Buruh’ yang dilakukan pada akhir 2023. Dengan melibatkan 257 responden yang tersebar dari enam […] - [Aliansi Dobbrak Buruh-Ojol Advokasi BPJS PBI Serahkan Berkas Permohonan ke Dishub Banten ](https://diakronik.com/liputan/kilas/aliansi-dobbrak-buruh-ojol-advokasi-bpjs-pbi-serahkan-permohonan-ke-dishub-banten/): Sejumlah buruh-Ojol advokasi BPJS PBI. Mereka yang tergabung dalam Aliansi Driver Online Banten Bergerak (Dobbrak) menyerahkan data permohonan peserta BPJS PBI kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Provinsi Banten pada Senin, 14 Oktober 2024. - [Aksi Petani Buol: Tuntut PT HIP Hentikan Kriminalisasi dan Kembalikan Sertifikat Tanah](https://diakronik.com/liputan/kilas/aksi-petani-buol-tuntut-pt-hip-hentikan-kriminalisasi-dan-kembalikan-sertifikat-tanah/): Sejumlah petani yang tergabung dalam Forum Petani Plasma Buol (FPPB) dan aktivis dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) melancarkan aksi protes di depan kantor PT Central Cipta Murdaya Group (CCM Group) pada 11 Oktober 2024, setelah sebelumnya menggelar konferensi pers di Kedai Kekini Coworking Space, Cikini, Jakarta Pusat. Dalam aksi tersebut, mereka membawa serangkaian tuntutan yang ditujukan kepada PT Hardaya Inti Plantations (HIP), perusahaan yang berada di bawah naungan PT CCM Group dan bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit. - [Iyashikei: Upaya Pemulihan Jepang atas Tragedi Kolektif](https://diakronik.com/perspektif/iyashikei-pemulihan-jepang-atas-tragedi-kolektif/): Anime dan manga iyashikei menjadi obat atas bencana yang menyerang aspek kehidupan manusia, khususnya masalah psikis. - [Solidaritas Buruh-Ojol Serang untuk Anak Sesama Pengemudi Pengidap Penyakit Langka](https://diakronik.com/liputan/kilas/solidaritas-buruh-ojol-serang-untuk-anak-sesama-pengemudi-pengidap-penyakit-langka/): Sejumlah pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol) di Serang, Banten, melakukan aksi Penggalangan Dana Serang Peduli Sesama. Aksi solidaritas ini dilakukan untuk membantu biaya pengobatan anak salah satu pengemudi ojol yang menderita penyakit langka. - [Midun Kayuh Sepeda Malang-Jakarta, Cari Kesaktian Pancasila untuk Kanjuruhan](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/midun-cari-kesaktian-pancasila-untuk-kanjuruhan/): Midun kembali menempuh perjalanan panjang dari Malang, Jawa Timur, ke Jakarta dengan mengayuh sepedanya untuk menyuarakan Tragedi Kanjuruhan - [Brutalitas Negara dan Sejumlah Alasan Mengapa Polisi Dibenci](https://diakronik.com/perspektif/brutalitas-negara-dan-alasan-mengapa-polisi-dibenci/): Sejak Kamis (22/8/2024) hingga Senin (26/8/2024), korban tindakan brutalitas aparat kepolisian bermunculan dalam aksi massa #PeringatanDarurat. Para demonstran dipukuli, ditendang, dihujani gas air mata, dan ditangkap secara membabi buta oleh polisi. - [Rezim Legal-Otoritarianisme dan Pelemahan Gerakan Buruh ](https://diakronik.com/liputan/wawancara/rezim-legal-otoritarianisme-pelemahan-gerakan-buruh/): Ada beberapa relevansi, tapi yang paling utama, bahwa buku ini adalah karya ilmiah yang sangat penting untuk mengenali sejarah kelas buruh di Indonesia, terutama pasca tahun 1965. Sementara, sampai saat ini Indonesia masih seperti Orde Baru, dalam konteks strategi ekonomi dan karakter kapitalismenya berkelanjutan dari 1965 itu. Sehingga, relevansinya bagi kita kelas buruh dan pengkaji studi perburuhan, untuk mengetahui secara kokoh proses sejarah dan dinamika relasi negara dan kelas buruh yang telah dituliskan oleh Vedi dari akhir tahun 90-an. - [Aksi Peringatan Darurat DPR Bukan Hanya RUU Pilkada, tapi Melawan Rezim Otoriter](https://diakronik.com/liputan/kilas/peringatan-darurat-melawan-rezim-otoriter/): Ribuan orang menggeruduk Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/08/2024). Massa yang terdiri dari tani, buruh, mahasiswa, dan masyarakat sipil lainnya meluapkan kejengkelannya dalam aksi Peringatan Darurat atas tindak tanduk anggota parlemen yang hendak membangkang dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Dua hari sebelumnya, Selasa (20/08/2024), MK lebih dulu membacakan Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan Nomor 70/PUU-XXII/2024. Di […] - [Komnas HAM Desak Polisi Bebaskan 159 Demonstran Tolak RUU Pilkada yang Ditangkap](https://diakronik.com/liputan/kilas/komnas-ham-desak-polisi-bebaskan-demonstran-tolak-ruu-pilkada/): Komnas HAM mendesak kepolisian untuk membebaskan 159 massa aksi yang ditangkap dalam aksi Tolak RUU Pilkada - [Malapetaka Buruh PT Graha Fortuna Purnama: Dipecat Sepihak, Kondisi Kerjanya Tak Layak](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/buruh-pt-graha-fortuna-purnama-dipecat-sepihak/): Kondisi kerja yang buruk membuat Paulus didiagnosa penyakit tuberkulosis. Alih-alih mendapatkan jaminan kesehatan, pria 51 tahun itu justru dipecat secara sepihak oleh PT Graha Fortuna Purnama. - [Menuju Negara Leviathan dalam Selubung Demokrasi: Wacana Penambahan Kodam dan RUU Penyiaran](https://diakronik.com/perspektif/negara-leviathan-dalam-selubung-demokrasi/): Homo homini lupus, begitukah logika pemerintahan hari ini dalam memandang rakyatnya? - [Demonstran di Bangladesh Menuntut Diakhirinya Penindasan Negara](https://diakronik.com/liputan/wawancara/demonstran-di-bangladesh-menuntut-diakhirinya-penindasan-negara/): Wawancara oleh Promise Li (untuk Jacobin) dengan Lydia Silva, salah seorang anggota Federasi Krishok Bangladesh.* Dalam beberapa minggu terakhir, Bangladesh telah memperlihatkan perkembangan gerakan protes besar-besaran terhadap pemerintahan Liga Awami Sheikh Hasina. Protes tersebut dimulai untuk menentang sistem kuota yang membatasi akses ke pekerjaan pegawai negeri. Pihak berwenang membalas dengan tindakan represif hingga menewaskan lebih dari dua ratus orang, sementara ribuan lainnya masih mendekam dalam tahanan. - [Dipecat Sepihak, Buruh PT Graha Fortuna Purnama Lakukan Aksi Massa di Depan Pabrik](https://diakronik.com/liputan/kilas/26-buruh-pt-graha-fortuna-purnama-dipecat-sepihak/): ebanyak 26 buruh PT Graha Fortuna Purnama yang tergabung dalam Serikat Buruh Bersatu, Federasi Serikat Buruh Karya Utama (SBB-FSBKU) melakukan aksi massa di depan pabrik, Senin, 22 Juli 2024, di Kota Tangerang, Banten. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) alias pemecatan, yang dikeluarkan secara sepihak oleh manajemen perusahaan PT Graha Fortuna Purnama. Kabar terkait pemecatan tersebut diterima oleh para buruh melalui surat PHK, yang disampaikan oleh pihak manajemen perusahaan pada 20 Juli 2024. Pengurus Pusat FSBKU, Zainal Rusli, menduga pemecatan sepihak tersebut merupakan imbas dari penolakan serikat buruh terhadap perubahan kontrak kerja yang akan dilakukan oleh manajemen perusahaan. - [Geliat Buruh-Ojek Online dalam Cengkeraman Pelemahan Perusahaan Aplikasi](https://diakronik.com/liputan/wawancara/geliat-buruh-ojek-online-dalam-cengkeraman-pelemahan-perusahaan-aplikasi/): Beda dengan komunitas saya. Saya tidak mau berhubungan dengan aplikator yang terlalu harmonis, terlalu intens, atau kompromistis. Sehingga, kalau ada satu hal yang harus kita protes, maka ya kita protes. “Saya berharap kepada seluruh Ojol di Indonesia momen Mayday pada 1 Mei 2024 ini bisa menjadi tonggak sejarah awal terbangunnya sebuah gerakan perlawanan kaum Ojol di Indonesia. Agar negara melihat, bahwa kondisi Ojol ini sudah harus diperhatikan. Bahkan, bukan lagi hanya diperhatikan, namun juga dimanusiawikan. Intinya, jadikan momen Mayday 2024 ini sebagai momen untuk merebut keadilan sosial bagi seluruh ojol di Indonesia.” - [Klub Sepak Bola Alternatif: Sebuah Harapan dan Autokritik](https://diakronik.com/perspektif/klub-sepak-bola-alternatif-sebuah-harapan-dan-autokritik/): Memang agak sulit membayangkan ide-ide revolusioner dilakukan lewat agenda-agenda klub sepak bola. Akan tetapi, upaya mengorganisir diri dengan membentuk klub alternatif, bagi saya, merupakan langkah awal untuk menciptakan kembali ruang dalam membicarakan wacana, memproduksi gagasan, dan menjalin perkawanan. - [Trio Muller Punya Putusan PK, Tapi Warga Dago Elos Punya Pengadilan Rakyat](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/warga-dago-elos-punya-pengadilan-rakyat/): Melalui Pengadilan Rakyat yang digelar di Balai Warga RW 02 Dago Elos pada Selasa (21/5/2024), ada 11 warga yang secara bergantian membacakan laporan yang berkaitan dengan kejanggalan alat bukti yang digunakan oleh Trio Muller - [Kerentanan Buruh Gig Economy: Menjadi Ojol Tidak Fleksibel dan Eksploitatif](https://diakronik.com/perspektif/kerentanan-buruh-gig-economy-menjadi-ojol-tidak-fleksibel-dan-eksploitatif/): Di rezim pasar tenaga kerja fleksibel, fleksibilitas kerja seolah menjadi jalan keluar di tengah permasalahan kondisi kerja yang buruk—sesuatu yang dialami oleh banyak buruh.  Fleksibilitas seakan-akan memungkinkan seorang buruh untuk menentukan secara mandiri waktu kerja yang diinginkan. Dengan kata lain, narasi fleksibilitas kerja “menjanjikan” kebebasan, kemandirian, keleluasaan mengatur waktu kerja, dan tidak adanya keterikatan dengan perusahaan atau pemberi kerja. Namun, apakah fleksibilitas yang “dijanjikan” rezim pasar tenaga kerja fleksibel tersebut benar-benar dirasakan pengemudi ojol? - [Rumah Kaca Dago Elos, Keadilan Membusuk](https://diakronik.com/perspektif/rumah-kaca-dago-elos-keadilan-membusuk/): Trio Muller mengelabui hakim dengan berbagai cara. Mulai dari mendaku sebagai keturunan dari kerabat Ratu Wilhelmina utusan kerajaan hingga memalsukan silsilah keluarga. Semua dilakukan oleh Trio Muller demi melahirkan eigendom verponding bernomor 3740, 3741 dan 3742. Ketiganya diklaim terletak di atas lahan yang sekarang dihuni oleh ratusan warga Dago Elos. Warga Dago Elos tidak mengenal Umberto Eco. Namun, mereka tengah mengamalkan petuah itu. Bersama kuasa hukum dan solidaritas berbagai kolektif, warga dengan seksama membuka lembar-lembar dokumen yang berasal dari masa lampau; masa sebelum mereka lahir.  - [Dago Elos: Rentetan Kebohongan Muller Bersaudara dan PT Dago Inti Graha](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/dago-elos-rentenan-kebohongan-muller-bersaudara-dan-pt-dago-inti-graha/): Akal-akalan penyerobotan tanah oleh Heri Hermawan Muller, Dodi Rustendi Muller, Pipin Sandepi Muller (Muller Bersaudara), dan Jo Budi Hartanto lewat PT Dago Inti Graha telah bergulir sejak 2016. Tepat 6 Mei 2024, Polda Jawa Barat (Jabar) menetapkan Dodi dan Heri sebagai tersangka atas laporan dugaan pemalsuan surat. Artinya, negara butuh delapan tahun untuk berpihak di sisi rakyat Dago Elos, Kota Bandung, Jabar.  Sepanjang itu, sebanyak 331 kepala keluarga di Dago Elos harus hidup dengan stigma sebagai penduduk ilegal. Mereka dituduh melakukan perbuatan melawan hukum karena mendiami tanah milik Muller Bersaudara yang berikutnya dibeli Jo Budi lewat perusahaannya. - [Sidang Lanjutan Kriminalisasi Mulyanto, LBH Kalbar: Keterangan Saksi Fakta JPU Lemah](https://diakronik.com/liputan/kriminalisasi-mulyanto/): Diakronik.com - Sidang lanjutan kasus kriminalisasi Mulyanto kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak pada 13 dan 16 Mei 2024 dengan agenda pemeriksaan saksi fakta. Lembaga Bantuan Hukum Kalimantan Barat (LBH Kalbar) menilai keterangan para saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersebut tidak memperkuat bukti dakwaan terhadap Mulyanto. - [15 Amar Putusan Hakim Majelis Pengadilan Rakyat Dago Elos](https://diakronik.com/liputan/kilas/pengadilan-rakyat-dago-elos/): Majelis hakim Pengadilan Rakyat Dago Elos memutuskan, bahwa Muller bersaudara dan PT Dago Inti Graha terbukti bersalah dan harus diadili. Siti Rakhma Mary, yang merupakan Majelis Dewan Hakim Rakyat, memimpin pembacaan dari 15 Amar Putusan,  Selasa 21 Mei 2024 di Dago Elos, Bandung. Dalam putusan tersebut, ditegaskan bahwa Muller bersaudara dan PT Dago Inti Graha terbukti melakukan pemalsuan dokumen dan memberikan kesaksian palsu di dalam persidangan. - [Ormas Bubarkan Paksa PWF Bali, Panitia Diintimidasi](https://diakronik.com/liputan/kilas/ormas-bubarkan-paksa-pwf-bali-panitia-diintimidasi/): PWF 2024 merupakan forum masyarakat sipil yang mengkritisi privatisasi air dan mendorong pengelolaan air untuk kesejahteraan rakyat. Sebelum pembubaran paksa oleh massa PGN, beberapa panitia sudah mendapatkan intimidasi dan teror. Tujuannya, agar tidak mengadakan PWF.  - [Konflik Agraria di Nanggung dan Sengkarut Masalah Konsesi Tanah Eks Kolonial](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/konflik-agraria-di-nanggung-dan-sengkarut-masalah-konsesi-tanah-eks-kolonial/): Petani di Desa Cisarua, Desa Curugbitung, dan Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terancam kehilangan tanah yang sudah mereka garap sejak 1997. Pasalnya, PT Hevea Indonesia tengah berupaya memperpanjang izin Hak Guna Usaha (HGU) di atas tanah yang telah mereka telantarkan selama bertahun-tahun itu. - [Tolak HGU, Perkumpulan Petani Amanat Geruduk Kantor ATR/BPN dan Bupati Bogor](https://diakronik.com/liputan/kilas/tolak-hgu-perkumpulan-petani-amanat-geruduk-kantor-atr-bpn-dan-bupati-bogor/): Masyarakat Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Aliansi Masyarakat Nanggung Transformatif (Amanat) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor dan Kantor Bupati Bogor. Massa menolak perpanjangan dan penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) PT Hevea Indonesia di wilayah mereka. Aksi pada Senin (6/5/2024) itu, dihadiri ratusan masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Nanggung: Desa Cisarua, Desa Nanggung, dan Desa Curugbitung. Ratusan massa aksi mulanya menggeruduk Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor, kemudian melakukan long march ke depan Kantor Bupati. - [Cacat Dakwaan terhadap Mulyanto: Aktivis Buruh PT Duta Palma Group yang Dikriminalisasi](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/cacat-dakwaan-terhadap-mulyanto-pt-duta-palma-group/): LBH Kalimantan Barat menganggap jaksa memberikan cacat dakwaan terhadap Mulyanto cacat formil. Mulyanto didakwa melakukan penghasutan dan mengajak massa melakukan aksi kekerasan pada peristiwa 19 Agustus 2023 di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Wirata III, anak perusahaan PT Duta Palma Group di Desa Sinar Baru, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Padahal, apa yang dilakukan Mulyanto saat itu adalah hanya mengoordinasikan aksi ratusan buruh PT Duta Palma Group, agar perusahaan memenuhi hak-hak normatif mereka. - [Kriminalisasi Mulyanto: Jalan Terjal Buruh PT Duta Palma Group Tuntut Hak Normatif](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/kriminalisasi-buruh-pt-duta-palma-group/): Puluhan buruh PT Duta Palma Group tak kuasa menahan tangis saat menjenguk kawan seperjuangan mereka, Mulyanto, di depan Rumah Tahanan Kelas II A Pontianak. Dari luar pagar Rutan, mereka menyemangati Mulyanto yang mendekam di balik jeruji besi karena menuntut PT Duta Palma Group untuk memenuhi hak para buruhnya. PT Duta Palma Group sendiri merupakan perusahaan industri kelapa sawit milik Surya Darmadi, terpidana kasus korupsi yang divonis hukuman penjara selama 16 tahun dan denda Rp2 triliun oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Dalam sidang pembacaan vonis pada 23 Februari 2023, Surya Darmadi dinyatakan terbukti telah merugikan keuangan negara sebesar Rp73,9 triliun. Selengkapnya baca di - [Hardiknas 2024, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Soroti 7 Masalah Krusial Pendidikan Nasional](https://diakronik.com/liputan/ylbhi-soroti-7-malasah-pendidikan-nasional/): YLBHI mencatat, perilaku koruptif, seperti kasus pungutan liar, gratifikasi, kolusi saat melakukan pengadaan barang, dan nepotisme ketika penerimaan peserta didik baru masih menjadi tren. "Pola ini terlihat pada kasus yang didampingi oleh LBH Medan terhadap 107 Guru Honorer di Sumatera Utara yang menjadi korban gratifikasi di saat proses penerimaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," jelasnya. - [Aksi May Day 2024 di Kota Malang: Aliansi Asuro dan SPBI Tuntut 7 Poin untuk Pemerintah](https://diakronik.com/liputan/kilas/aksi-may-day-2024-di-kota-malang/): Memperingati May Day atau Hari Buruh Sedunia tahun 2024, Aliansi Suara Rakdjat (ASURO) dan Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI), mendesak pemerintah untuk segera mencabut segala bentuk produk hukum yang tidak berpihak pada buruh, Rabu 1 Mei 2024, Kota Malang.  - [Rentetan Aksi May Day 2024, Saat Ribuan Buruh Gebrak Layangkan 21 Tuntutan](https://diakronik.com/liputan/rentetan-aksi-may-day-2024-saat-ribuan-buruh-gebrak-layangkan-21-tuntutan/): Total Gebrak memboyong 21 tuntutan kepada pemerintah dalam momentum May Day dan Hardiknas 2024. Tiga di antaranya: mencabut Omnibus Law Cipta Kerja dan peraturan pemerintah (PP) turunannya, menghentikan pemecatan sepihak dan pemberangusan serikat buruh, serta pemberlakuan upah layak nasional dan mencabut PP No. 51/2023 tentang Pengupahan. - [Tidak Ada Beda Buruh Pabrik dan Kantoran](https://diakronik.com/perspektif/tidak-ada-beda-buruh-pabrik-dan-kantoran/): Bahkan, dulu disepakati perkumpulan serikat-serikat buruh yang bernama Persatoean Pergerakan Kaoem Boeroeh (PPKB). Lalu, apa tujuan PPKB? Dalam karyanya, Edi menukil pemberitaan Sinar Hindia, 18 Agustus 1924, No. 154, sebagai berikut: “Ia bermaksud mengadjak dan mengadakan persatoean antara sederadjat kaum buruh supaja dapat suatu kekuasaan; kekuasaan itoe akan dipergunakan umumnja buat memperhatikan keperluannja kaum buruh dalam perkaranja lahir dan batin, jang pertama keperluannja lid2nja vakbond jang sudah bersatu dalam PPKB.” Demikianlah, bahwa pada dasarnya memang tidak ada perbedaan buruh pabrik dan buruh kantor. Dalam sejarahnya pula, setiap profesi dapat membentuk serikat! - [Peringatan May Day & Hardiknas 2024, Gebrak: Rezim Jokowi Gagal Sejahterakan Rakyat!](https://diakronik.com/liputan/peringatan-may-day-hardiknas-2024-gebrak-rezim-jokowi-gagal-sejahterakan-rakyat/): Koalisi antara serikat buruh dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menggelar aksi Peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) sekaligus Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 di Jakarta, Rabu (1/5/2024). Dalam tuntutannya, Gebrak menyoroti pelbagai masalah yang terjadi selama rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam siaran pers Gebrak yang diterima Diakronik, Selasa […] - [Kisah Buruh Gudang: Eksploitasi Waktu Luang dan Tragedi Hampir Keracunan](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/kisah-buruh-gudang-eksploitasi-waktu-luang-dan-tragedi-hampir-keracunan/): Ahmad bekerja tanpa kesepakatan upah, jaminan kerja, maupun penjelasan tugas apa saja yang mesti ia lakukan sebagai admin gudang. Semuanya disampaikan oleh pihak perusahaan gudang dan outsourcing hanya lewat lisan. - [Pawai Terakhir Mayday, Gagalnya Istana Buruh, dan Lintang Kemukus 1965](https://diakronik.com/kronik/sejarah-populer/pawai-terakhir-mayday-gagalnya-istana-buruh-dan-lintang-kemukus-1965/): Suasana Jakarta gegap gempita pada Senin sore, 3 Mei 1965. Diperkirakan 40 ribu massa tumpah di jalan-jalan pusat ibu kota. Ribuan manusia yang berjubel dalam pawai tersebut mayoritas adalah buruh. Lain-lainnya turut pula massa dari organisasi tani, pemuda, dan perempuan. Massa memulai karnavalnya dari Lapangan Banteng, bergerak melalui Jalan Perwira untuk melintasi Istana Negara, Merdeka […] - [Sowo, Si Hitam dan Kekerasan di Tempat Kerja](https://diakronik.com/fiksi/sowo-si-hitam-dan-kekerasan-di-tempat-kerja/): Bulan sudah menerang tatkala suaranya tidak bisa keluar dari mulut. Ia memaksa sekuat tenaga, tetapi sang mahkluk otoriter itu membungkamnya. Tubuhnya menggigil, dadanya sesak, keringat berkucur deras membasahi kasur di kamar terlarang itu. Tepat di hari yang nahas itu,  ia memutuskan berhenti bekerja. - [Tragedi Kecelakaan Kerja Fatal Terulang, 1 Orang Buruh Meninggal Dunia di PT Kahatex Sumedang](https://diakronik.com/liputan/kilas/kecelakaan-kerja-di-pt-kahatex-tewaskan-buruh/): Kecelakaan kerja yang memakan korban jiwa terjadi di PT Kahatex, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Sabtu 13 April 2024. Aliansi Rakyat Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), mengatakan, kejadian berlangsung saat enam buruh diperintah melakukan pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). - [Berdamai dengan Air](https://diakronik.com/perspektif/berdamai-dengan-air/): “Air dikuasai oleh Negara” merupakan penggalan dari kalimat sakti yang tercantum dalam Pasal 33 ayat 3 Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan bagian konsideran Undang-undang No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, yang sayangnya lewat kata-kata itulah, Air didudukkan sebagai benda komoditi semata yang ditaklukan oleh manusia dan organisasi besar modern bernama: negara. - [Peringati Hari Nelayan Nasional, KIARA Soroti Berbagai Regulasi Bermasalah](https://diakronik.com/liputan/peringati-hari-nelayan-nasional-kiara-soroti-berbagai-regulasi-bermasalah/): DIAKRONIK.COM – Pada peringatan Hari Nelayan Nasional ke-55 ini, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menyoroti berbagai masalah yang masih menyelimuti nelayan, khususnya soal minimnya perlindungan terhadap kedaulatan ruang perairan nelayan kecil atau tradisional di berbagai wilayah. Menurut Kiara, hal ini berdampak pada meningkatnya biaya produksi, menurunnya hasil tangkapan, hingga meningkatnya kasus-kasus perampasan ruang bahkan penggusuran nelayan. - [Karangan adalah Kejujuran yang Kelewat Jernih](https://diakronik.com/fiksi/karangan-adalah-kejujuran-yang-kelewat-jernih/): “Kau tahu bukan? Kalau yang tidak bisa dibantah bahwa semua politikus, semua pejabat, mereka adalah orang yang sepandai-pandainya berbohong,” katanya sinis. - [Panduan Penghitungan Tunjangan Hari Raya untuk Buruh Harian Lepas](https://diakronik.com/liputan/tips/panduan-penghitungan-tunjangan-hari-raya-untuk-buruh-harian-lepas/): Tidak semua orang tahu tentang cara menghitung Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Buruh Harian Lepas. Berikut ini merupakan panduan lengkap penghitungan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Buruh Harian Lepas (BHL). Memahami Tunjangan Hari Raya Keagamaan (THR) bagi buruh harian lepas merupakan hal penting dalam menjaga kesejahteraan pekerja. - [Serikat Ojek dan Kurir Daring Tekan Kemnaker RI Soal Penolakan Pencatatan Serikat](https://diakronik.com/liputan/serikat-ojek-dan-kurir-daring-tekan-kemnaker-ri-soal-penolakan-pencatatan-serikat/): DIAKRONIK.COM – Perwakilan serikat ojek dan kurir daring dari Tangerang, Sukabumi, dan Serang mendatangi kantor Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) di Jakarta, 3 April 2024. Mereka menuntut klarifikasi dari Kemnaker RI terkait penolakan pencatatan serikat yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang terhadap Serikat Pengemudi Transportasi Indonesia (SEPETA). - [Pergerakan Sekerdja](https://diakronik.com/kronik/pergerakan-sekerdja/): Pergerakan politiek jang tidak bergandeng dengan pergerakan kaoem boeroeh tidak akan bergoena sedikit djoega poen. Sebaliknja pergerakan kaoem boeroeh jang tidak bergandeng dengan pergerakan politiek djoega tidak berarti sama sekali. - [Kaoem Modal Menangis Lantaran Crisis, Kaoem Boeroeh Ta’ Maoe Mengemis dan Teroes Berbaris!](https://diakronik.com/kronik/kaoem-modal-menangis-lantaran-crisis-kaoem-boeroeh-ta-maoe-mengemis-dan-teroes-berbaris/): Tiap-tiap orang jang sehat fikirannja, tentoe mengerti, bahwa kaoem boeroeh bisa dipademken tereakannja hanja dengen diperbaiki nasibnja. Tetapi kaoem boeroeh Indonesia kini tetep menderita nasib djelek dan teroes ditambah djelek, sedeng dalem gerakannja senantiasa dapet tangan besi. - [Tidak Semua Pendongeng Harus Kau Percayai](https://diakronik.com/fiksi/tidak-semua-pendongeng-harus-kau-percayai/): Dahulu kala saat negara belum hadir, sebuah istana menjadi simbol dari sifat buas manusia. Sebuah istana menjadi sangkar bagi para serigala zalim yang siap mengoyak leher siapa saja. Siasat membuat mereka yang ada di dalam semakin tampak menakutkan: kuat, tak tersentuh, dan bisa berbuat apa saja sekendak hatinya. - [Buruh Mangkokku: Nasibmu Malang Tidak Semujur Anak Presiden](https://diakronik.com/perspektif/buruh-mangkokku-nasibmu-malang-tidak-semujur-anak-presiden/): Pada 27 September tahun 2023 yang lalu, saya berkesempatan untuk bertemu dengan salah satu buruh, sebut saja Kusmawan. Ia bekerja di perusahaan rintisan (startup), bernama PT Pemuda Cari Cuan. Perusahaan ini bergerak dibidang kuliner, sambal, dan minuman segar. Hasil produksi tersebut dijual dengan jenama bernama Mangkokku. Cerita Kusmawan menjadi penanda, bahwa bisnis Mangkokku didesain untuk memenuhi kebutuhan perut kelas menengah ke atas dan mengesampingkan pemenuhan hak asasi manusia buruh yang bekerja - [Di Jepang Warga Bisa Cuti Patah Hati, Indonesia Jangan Harap](https://diakronik.com/perspektif/di-jepang-warga-bisa-cuti-patah-hati/): Di Jepang Warga Bisa Cuti Patah Hati. Sebagai seorang penggemar antusias drama televisi Jepang, saya dikejutkan dengan tautan berita dari seorang kawan tentang kabar pernikahan salah satu aktris Jepang favorit saya dengan lawan mainnya dalam serial drama. Ialah Yui Aragaki (32 Tahun), yang juga model papan atas di Negeri Sakura, dengan Gen Hoshino (40 Tahun). - [Bukan THR, Grab Beri Insentif Lebaran, SPAI: Kami Tidak akan Terjebak](https://diakronik.com/liputan/kilas/bukan-thr-grab-beri-insentif-lebaran-spai-kami-tidak-akan-terjebak/): Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyerukan pengusaha angkutan panggilan atau aplikator untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada buruh pengojek daring (ojol). Di sisi lain, buruh buruh juga mendesak Kemenaker untuk menjamin pemenuhan hak-hak dasar mereka selain pembayaran THR. “Kami menolak bonus insentif. Hal itu juga telah kami serukan di berbagai media. Kami tidak akan terjebak soal pemberian insentif itu. Kita ingin ketika Hari Lebaran off [libur]. Sekali lagi, kami tidak mau terjebak untuk mengambil insentif, dimana kami harus tetap bekerja di Hari Lebaran untuk mendapatkan upah lebih besar, karena itu kami mau mengawal pernyataan Kemenaker untuk mendapatkan THR itu,” tegas Lili, Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia. - [Sepeda Politik](https://diakronik.com/fiksi/sepeda-politik/): Yono segera mengangkat sepedanya dari tanah. Di sekitarnya, ada puluhan anak-anak yang peluhnya menandakan lelah usai seharian berada di sekolah, tapi air muka mereka menunjukkan kegirangan yang bukan main.  - [Jalan Terjal Si Tukang Cukur](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/jalan-terjal-si-tukang-cukur/): Hatinya dongkol mengetahui hanya mengantongi upah pokok Rp1,6 juta sebagai tukang cukur rambut pada Maret 2022. Namun, ekonomi yang morat-marit, ditambah pagebluk Covid-19 yang kian sulit untuk cari kerja, membuatnya menelan mentah-mentah kenyataan getir tersebut. - [Cheran dan Dentang Lonceng Perlawanan Perempuan](https://diakronik.com/kronik/sejarah-populer/cheran-dan-dentang-lonceng-perlawanan-perempuan/): Lonceng Gereja El Calvario, Kota Cherán, Meksiko, berdentang tak biasa 13 tahun silam. Suaranya melengking memecah pagi yang masih buta, membikin masyarakat adat Purépecha di kota tersebut menjadi siaga. Pada Jumat, 15 April 2011 dini hari, levantamiento atau pemberontakan Cherán dimulai. Sekelompok perempuan memblokade jalan dan menghadang truk pertama penebang yang sedang membawa kayu.  Cherán menjadi bukti, dalam siklus kekerasan yang mengakar di Meksiko, unsur utamanya adalah negara. Lebih dari itu, membaca kisah perjuangan perempuan Cherán dapat membangun kembali imajinasi kita akan penciptaan ruang aman yang dijalankan secara otonom. Imajinasi yang telah dikubur dalam-dalam oleh rezim hari ini. - [Aliansi Perempuan Indonesia Soroti Kebijakan Rezim Pemerintahan Jokowi yang Mendiskriminasi Perempuan](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/aliansi-perempuan-indonesia-soroti-kebijakan-rezim-pemerintahan-jokowi-yang-mendiskriminasi-perempuan/): Kondisi kerja yang semakin rentan membuat hak-hak perempuan buruh di tempat kerja terabaikan. Kebijakan pemerintah yang tidak pernah mendaulatkan perempuan buruh dan kelompok rentan lainnya, pada akhirnya hanya akan melanggengkan ketimpangan kelas. - [Nyeri Sesak Dada Menur](https://diakronik.com/fiksi/nyeri-sesak-dada-menur/): Kendaraan roda empat berukuran lebih panjang membelah aspal basah yang tersiram hujan semalaman. Di kursi depan, pandangan Menur mampu menjangkau segala arah. Keramaian jalan lingkar hanya mewakili sedikit dari isi kepalanya yang jauh lebih semarak.  Dia masih mengabaikan pesan dari seorang kawan yang mengajak merayakan tahun baru di rumahnya. Pun tahun baru bagi Menur sudah […] - [Buruh Wanita Menentang Tiap Bentuk Diskriminasi](https://diakronik.com/kronik/buruh-wanita-menentang-tiap-bentuk-diskriminasi/): Kaum buruh wanita dan kaum buruh wanita dari semua golongan hendaknja mengadakan kerdjasama jang erat untuk dapat mentjapai tudjuannja, jaitu hilangnja diskriminasi dalam segala bidang dan dalam bentuk apapun. - [Renungan Setelah Pemilu 2024](https://diakronik.com/perspektif/renungan-setelah-pemilu-2024/): Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepanjang 2023 terdapat 5.365 bencana yang tersebar di seluruh Indonesia. Kejadian bencana tersebut antara lain: kebakaran hutan dan lahan sebanyak 2.051 kejadian, cuaca ekstrim 1.261 kejadian, banjir 1.255 kejadian, longsor 591 kejadian, kekeringan 174 kejadian, serta abrasi dan gelombang pasang 33 kejadian. Bencana tersebut telah memaksa delapan juta lebih penduduk mengungsi, sebanyak 250 warga lebih meninggal dunia, dan lima ribu orang luka-luka. Ini belum termasuk angka kehilangan harta benda dan sumber penghidupan sehari-hari. - [Politik Oligarki Perpanjangan Jabatan Kepala Desa dan Kekuasaan di Pedesaan](https://diakronik.com/perspektif/politik-oligarki-perpanjangan-jabatan-kepala-desa-dan-kekuasaan-di-pedesaan/): Kondisi perpanjangan masa jabatan memiliki potensi untuk membentuk politik oligarki di tingkat desa. Kurangnya pendidikan politik dan demokrasi di tingkat desa, membuat demokratisasi di tingkat desa tidak sepenuhnya bekerja dengan baik. Fenomena tersebut dikatakan sebagai  “pseudo-democracy” atau demokrasi semu.  - [Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Tidak Menghargai Hak untuk Berserikat](https://diakronik.com/liputan/dinas-ketenagakerjaan-kota-tangerang-tidak-menghargai-hak-untuk-berserikat/): Kota Tangerang – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang kembali menolak permohonan pencatatan Serikat Pengemudi Transportasi Indonesia (SEPETA), Selasa 27 Februari 2023. Pihak Disnaker menolak pencatatan pendirian serikat buruh dikarenakan status hubungan kerja pengojek daring merupakan mitra. Penolakan pencatatan tersebut merupakan yang kedua kalinya. “Setahu kami berserikat adalah hak asasi manusia yang sudah dilindungi oleh hukum nasional dan internasional. Ojol juga adalah manusia. Lalu apa yang membedakannya, sehingga permohonan pencatatan serikat kami ditolak,” ungkap Dede selaku sekretaris organisasi SEPETA dalam siaran pers. - [Mencari Serikat Buruh Genuine, Metode Bermain dalam Pendidikan Buruh](https://diakronik.com/perspektif/mencari-serikat-buruh-genuine-metode-bermain-dalam-pendidikan-buruh/): Tulisan ini merupakan salah satu penggalan pengalaman saya dalam memfasilitasi pendidikan buruh.  Bagi saya, metode permainan hanya salah satu dari sekian banyak cara untuk menurunkan konsep-konsep abstrak agar mudah ‘dikunyah’ oleh semua orang. Pada akhir Januari 2024, saya mendapat kesempatan untuk menyelenggarakan pendidikan bersama salah satu serikat buruh di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sebut saja mereka adalah serikat buruh Y. Kegiatan pendidikan ini saya sebut sebagai “lingkar belajar buruh”, karena buruh yang hadir berasal dari satu perusahaan dan lintas lini produksi. Kegiatan ini menekankan aspek pengalaman para peserta sebagai materi pembelajaran utama. Pengalaman merupakan bahan baku bagi orang dewasa belajar. - [Boenoeh diri, karena gadji tidak tjoekoep](https://diakronik.com/kronik/boenoeh-diri-karena-gadji-tidak-tjoekoep/): Gadji kaoem boeroeh sedikit, ada baik bagi kaoem madjikan, tetapi bagi kaoem boeroeh bererti penjiksaan dan hinaan. Lain dari itoe membahajai djoega. Berbahajanja itoe, tidak sadja mengenai pada kaoem boeroeh sendiri, tetapi djoega membahajai bagi pergaoelan hidoep. - [Melacak Situs Resistensi dalam Film Suara Mama Fin (2016) dan Kisah Ema (2020)](https://diakronik.com/perspektif/melacak-situs-resistensi-dalam-film-suara-mama-fin-2016-dan-kisah-ema-2020/): Apabila representasi media arus utama dijadikan legitimasi untuk menganggap orang Papua tak ubahnya ‘monyet’, maka kita sudah melakukan kekerasan kepada mereka. - [Bagaimana membela hak-hak Wanita-tani](https://diakronik.com/kronik/bagaimana-membela-hak-hak-wanita-tani/): Dalam mengorganisir kaum wanita harus difikirkan benar-benar bagaimana biasanja menggerakkan kaum wanita tani agar mereka dapat djuga ikut merasakan adanja perobahan-perobahan demokratis. Terutama untuk Indonesia dimana rakjatnja sebagian besar merupakan kaum tani, kedudukan kaum wanita tani tidak dapat begitu sadja diabaikan. Sesungguhnja kemerdekaan harus berarti lenjapnja rantai adat-adat kolot jang masih mengikat kaki dan tangan kaum wanita tani di desa-desa. - [Merebut Kuasa Representasi, Gerakan Perlawanan Papuan Voices](https://diakronik.com/perspektif/merebut-kuasa-representasi-gerakan-perlawanan-papuan-voices/): Persoalan rasisme tak semata-mata muncul karena prasangka seseorang atas orang lain, melainkan satu perangkat-gagasan untuk mengontrol orang lain. Upaya kontrol melalui rasisme itu sering bertaut tangan dengan dominasi berdasarkan gender, lantas menciptakan permasalahan pelik yang dialami perempuan dan ‘mama-mama’ di Papua. Mereka menanggung penindasan berlapis sebagai orang Papua yang didiskriminasi serta perempuan yang hidup dalam struktur masyarakat patriarki. - [SP dan PHK Sepihak, Buruh PT HYNC-IMIP Lakukan Mogok Kerja](https://diakronik.com/liputan/sp-dan-phk-sepihak-buruh-pt-hync-imip-lakukan-mogok-kerja/): Senin, 12 Februari 2024 – Para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT. Huayue Nickel Cobalt (PT HYNC), Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) melakukan aksi mogok kerja akibat dari praktik pelanggaran hak buruh yang dilakukan pihak perusahaan. Aksi protes tersebut merupakan buntut dari penyelewengan yang telah dilakukan manajemen perusahaan terhadap 12 orang buruh PT HYNC. - [Run](https://diakronik.com/fiksi/cerpen/run/): Arunika selalu nirmala di sana. Penduduk tidak ada yang bersungut-sungut menyambut dewa sebagian manusia merekah. Cahayanya yang mencerlang pada permukaan laut membikin semuanya tampak begitu sempurna menutupi masa kelam, bahkan mengelabui bawah sadar tentang anyir darah yang menusuk hidung.  - [Tiga Bersaudara Muller Diduga Melakukan Penipuan Dokumen, Warga Dago Elos Minta Penanganan Cepat](https://diakronik.com/liputan/tiga-bersaudara-muller-diduga-melakukan-penipuan-dokumen-warga-dago-elos-minta-penanganan-cepat/): Bandung, 03 Januari 2024 - Warga Dago Elos, Bandung, menuntut penanganan cepat terhadap dugaan penipuan dokumen yang dilakukan oleh tiga bersaudara Muller: Heri Hermawan Muller, Dody Rustendi Muller, dan Pipin Sandepi Muller. Ketiganya, diduga telah memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap Pasal 263 dan atau Pasal 266 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). - [Multatuli](https://diakronik.com/kronik/arsip/multatuli/): Penulis: Tirto Adhi Soerjo Dimuat Medan Prijaji Edisi Nomor 8, Sabtu 26 Februari 1910 Multatuli jang gambarnja soeda terloekis di dalam Medan Prijaji ini ada nama pengarangnja p. t. Ed. Doewes Dekker, almarhum Assistant-Resdent Lebak. Multatuli ada satoe pengarang jang mashoer namanja di antero doenia; bebrapa boekoe soeda di karangnja, dan antara bebrapa boekoe itoe […] - [Perkara Pengangguran dan Urgensi Mengorganisirnya](https://diakronik.com/perspektif/perkara-pengangguran-dan-urgensi-mengorganisirnya/): Sebagai komponen masyarakat yang dibutuhkan bagi keberlangsungan kapitalisme, kaum pengangguran memiliki kedudukan strategis di antara kapitalis dan proletariat. Tingkat pengangguran tertentu menguntungkan kelas kapitalis dan merugikan proletariat.  - [The Dare, Javakensi Tour, dan Isu Perempuan dalam Konser Musik](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/the-dare-javakensi-tour-dan-isu-perempuan-dalam-konser-musik/): The Dare melihat ada persoalan serius yang dihadapi banyak perempuan, terutama dalam hal ketidaksetaraan akses yang seringkali membuat posisi para puan menjadi terpinggirkan.  Mereka lantas meresponsnya dengan semangat yang diusung dalam EP keduanya. - [Mencari Asih di Jakarta](https://diakronik.com/fiksi/mencari-asih-di-jakarta/): “Kurang ajar kau!” Jedarrrr… Seketika bogem tangan kanannya menghantam kepala bagian belakangku. “Anjing kau! Dasar babi, perempuan benalu!” sumpah serapah bertalu di sisi kiri gendang telingaku. - [Demonstrasi Mahasiswa: Dari Parlemen Jalanan Menjadi Panggung Popularitas](https://diakronik.com/perspektif/demonstrasi-mahasiswa-dari-parlemen-jalanan-menjadi-panggung-popularitas/): Perlu kiranya diingat agar jangan sampai rakyat menstigma yang tidak-tidak pada kalian: mahasiswa. Jika terjadi, maka akan menjadi kerugian besar, terutama bagi mereka yang benar-benar berjuang untuk rakyat di parlemen jalanan.  - [Di Sini, Negara Empat Kali Disebut](https://diakronik.com/fiksi/cerpen/di-sini-negara-empat-kali-disebut/): Lakunya berubah. Aku menduga semuanya karena buku tipis yang ditentengnya ke sana-ke mari tiga hari belakangan ini. Aku yakin betul, buku itu adalah buku yang sama yang aku lihat tengah dibacanya di amben satu hari, sebelum kami nyaris kena pentung anak bapak kost sendiri pada sebuah situasi huru-hara.  “Awas, kepalamu meledak,” kataku mengejek, kala itu. […] - [Sinyal Kuat Impunitas dalam Putusan Banding Kasus Andrie Yunus](https://diakronik.com/liputan/sinyal-kuat-impunitas-kasus-andrie-yunus/): Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus telah memasuki babak baru usai Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta (Dilmilti II Jakarta) menjatuhi putusan banding kepada para terdakwa. Melalui putusan ini, majelis hakim mengurangi hukuman dua terdakwa yang telah dijatuhkan oleh Dilmil II-06 Jakarta pada tingkat pertama. Dua terdakwa anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI itu di antaranya Terdakwa I Sersan Dua Edi Sudarko dan Terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi. Dalam putusannya, majelis hakim membatalkan sanksi pemecatan terhadap Edi Sudarko dan Budhi Hariyanto. Tak hanya itu, majelis hakim juga meringankan hukuman […] - [AGRA Tuntut DPR Buka Draft RUU Reforma Agraria](https://diakronik.com/liputan/kilas/tuntut-dpr-buka-draft-reforma-agraria/): Sejak 27 Agustus 2026, Rancangan Undang-Undang Reforma Agraria dinyatakan masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas). - [Karhutla Kejahatan HAM Kerah Putih: Penegakan Hukum Harus Sentuh Korporasi Besar dan Aktor Negara](https://diakronik.com/liputan/kilas/karhutla-kejahatan-ham-hukum-korporasi/): Menurut Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa provinsi di Indonesia tidak bisa dipandang sebatas peristiwa alam akibat perubahan iklim. - [Merebut Affan Kurniawan, Menaklukkan Serikat Buruh](https://diakronik.com/liputan/editorial/affan-kurniawan-menaklukkan-serikat-buruh/): Editorial ini disusun untuk menutup bulan Agustus 2026. Kami kembali meletakan peristiwa kematian Affan Kurniawan bukan sekedar sebagai bentuk pengingat semata. - [Hukum sebagai Suatu Hiperstisi](https://diakronik.com/perspektif/hukum-sebagai-suatu-hiperstisi/): Cerita yang kita pilih untuk percaya dan sebar hari ini akan menentukan bentuk dunia yang kita diami besok, sebab masa depan telah ditarik untuk masa kini. - [Membongkar Stigma "Eco-Terrorist" dalam Perjuangan Keadilan Lingkungan ](https://diakronik.com/perspektif/membongkar-stigma-eco-terrorist-dalam-perjuangan-keadilan-lingkungan/): Tulisan ini mencoba membaca ulang If a Tree Falls sebagai pembelajaran tentang radikalisasi dan represi, sekaligus membongkar arsitektur stigma ‘eco-terrorist’ itu sendiri dengan pisau bedah dari tradisi pemikiran ekologi-politik kritis ekologi sosial Murray Bookchin. - [Catatan Redaksi: Seri Kliping 17 Agustus](https://diakronik.com/kronik/arsip/catatan-redaksi-seri-kliping-17-agustus/): Sudah 81 tahun sejak kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, tapi seabrek persoalan masih tak kunjung usai. - [Keluarga Kelas Buruh](https://diakronik.com/kronik/arsip/keluarga-kelas-buruh-oleh-sugiarti-siswadi/): Si lelaki memutuskan kata-katanya. Dipandangnya gadis yang berjalan didekatnya, yang membawa tas plastik biru muda. Gadis manis sederhana, lembut, dan menjadi bunga impiannya tiap malam. - [Kampungku](https://diakronik.com/kronik/arsip/kampungku-pramoedya-ananta-toer-harian-rakjat/): Kawan, engkau sudah pernah dengan nama kampungku, bukan? Kebun Jabe Kober—500 meter garis lurus dari istana. Dan engkau pun sudah tahu juga, bukan? Got-gotnya diselubungi tai penduduk kampung. - [Sama Rata Sama Rasa](https://diakronik.com/kronik/arsip/sama-rata-sama-rasa-oleh-dengah-soeara-rajat/): Saudara-saudara, abad yang ke-20 ini sudah mulai kejadian apa yang ditentukan oleh kaum uang dan orang-orangnya penjaga diri, yaitu orang-orang yang berilmu, tak akan kejadian. - [Multatuli Menggugat](https://diakronik.com/kronik/arsip/multatuli-menggugat-s-djin-api-kartini/): Bagaikan sebuah ledakan bom yang dahsyat demikianlah buku Multatuli: Max Havelaar of de Koffiveilingen der Nederlandsche Handelmaatschappij telah mengguncangkan sendi-sendi pejabat-ejabat kolonial di Keizersgracht. - [Jangan Dibikin Bengek](https://diakronik.com/kronik/arsip/jangan-dibikin-bengek-pramoedya-ananta-toer/): Pemberedelan-pemberedelan, pencabutan izin terbit, izin terbit kembali dengan syarat, bagaimanapun tidak bisa terima oleh naluri individu ataupun nation manapun juga yang membutuhkan kebenaran dan keadilan di dalam hidupnya. - [Musuh Pemuda](https://diakronik.com/kronik/arsip/musuh-pemuda-oleh-asmudji-harian-rakjat/): Dalam sejarah kemajuan pergaulan hidup manusia, pemuda tidak hanya berdiri di tengah-tengah antara kekuatan progresif dengan kekuatan konservatif yang selalu bertentangan, sehingga dapat ditarik ke sana ke mari dengan tidak mengetahui ke mana akan di bawah. - [Pekerjaan Perempuan](https://diakronik.com/kronik/arsip/pekerjaan-perempuan-oleh-sekar-kawis-sedar/): Pekerjaan perempuan hanya dipandang sebagai kejahatan yang perlu, baik buat mencari penghidupan bagi perempuan yang tidak berkawin dan perempuan yang tidak dapat menggunakan temponya. - [Buruh Wanita Berjuang untuk Hak Sama dan untuk Sandang Pangan](https://diakronik.com/kronik/arsip/buruh-wanita-berjuang-hak-sama-sandang-pangan/): Pada dewasa ini, ke mana pun kita pergi, ke mana pun kita mengarahkan pandangan kita, pasti kita akan menjumpai keluh kesah Rakyat terutama kaum buruh mengenai kesulitan tentang sandang pangan. - [Gerakan Koperasi di Kalangan Kaum Tani](https://diakronik.com/kronik/arsip/gerakan-koperasi-di-kalangan-kaum-tani/): Selain itu ada pikiran yang keliru mengenai koperasi, yang menganggap berkoperasi adalah satu-satunya jalan untuk mencapai pembebasan kaum tani dari penghisapan tuan tanah. - [Aksi Kaum Nelayan Kalahkan Tengkulak Ikan](https://diakronik.com/kronik/arsip/aksi-kaum-nelayan-kalahkan-tengkulak-ikan/): Tengkulak ikan rupanya mulai tumbuh di Dumai, tengkulak-tengkulak mengeksploitasi keringat nelayan.  - [Militansi Wanita dalam Perjuangan](https://diakronik.com/kronik/arsip/militansi-wanita-dalam-perjuangan-soewarti/): Jika kita meneliti betul-betul—selama seperempat abad lebih gerakan wanita Indonesia—dapat kita catat tidak sediki pejuang-pejuang wanita yang aktif dan militan dalam menjalankan tugasnya. - [Pantang Menyerah](https://diakronik.com/kronik/arsip/pantang-menyerah-karya-sjaraswati-api-kartini/): Kutulis kata-kata ini di bawah kerdipan pelita minyak kelapa di gubuk kecil. Kawan-kawan telah tertidur lelap, setelah sehari penuh merayakan ulang tahun kemerdekaan ke-4 jauh terlempar di bukit dan desa. - [Masyarakat Buruh dan Kaum Wanita](https://diakronik.com/kronik/masyarakat-buruh-dan-kaum-wanita/): Dalam Soeara Boeroeh edisi 1 Mei 1947, Sri Yuliani mendedah bagaimana buruh dan perempuan di Indonesia dengan cermat dan lugas. - [Pertahankan Lahan Pertanian, Warga Sukajaya Diserang Ratusan Anggota Ormas Pengawal Alat Berat PT PMC](https://diakronik.com/liputan/kilas/pertahankan-lahan-pertanian-warga-sukajaya-diserang-ratusan-anggota-ormas-pengawal-alat-berat-pt-pmc/): Bogor - Bentrokan fisik pecah antara warga Desa Sukajaya dengan kelompok massa pengawal alat berat milik PT Rima Mustika Candra (PT PMC) pada Kamis (6/8/2026) pagi hari. Insiden penolakan eksekusi lahan pertanian ini mengakibatkan dua orang warga mengalami luka berat akibat serangan senjata tajam dan pengeroyokan. - [Capek Kerja Karena Omnibus Law Ciptaker?](https://diakronik.com/perspektif/capek-kerja-karena-omnibus-law-ciptaker/): Janji Pemerintah dan DPR saat May Day 2026: UU Ketenagakerjaan Baru akan Disahkan Oktober Ini. Kalau kita ingat-ingat lagi gimana kejamnya Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), semua yang terjadi setelah 2020, terasa seperti hidup di neraka dunia. Gegara undang-undang ini, jutaan buruh dengan status kerja tetap, dari berbagai sektor industri, kena PHK sepihak dengan alasan efisiensi atau perusahaan tengah rugi. - [Tentang Kerja Kolektif](https://diakronik.com/kronik/arsip/tentang-kerja-kolektif-barisan-tani/): Arti kerja kolektif secara praktis adalah: mengerjakan segala sesuatu pekerjaan menurut bagiannya atas dasar prinsip yang sama, hasil daripada diskusi bersama. - [Orbituari Cung: Ingatan dalam Benda dan Relasi](https://diakronik.com/perspektif/orbituari-cung-ingatan-dalam-benda-dan-relasi/): Untuk pertama kalinya, Cung tidak sedang di kebun, di tambang, di rumah kawan berkaraoke, atau dalam perjalanan menuju pekerjaan berikutnya. Cung akhirnya berhenti bergerak. Dunia di sekelilingnya tidak Saya tidak pernah mengenal Cung sebagai sosok yang anteng. Dia sangat lasak. Saban saya pulang ke Kampung Gimba, Cung hampir selalu sedang pergi. Dua belas tahun lalu, saat usianya 17 tahun dan saya pertama kali tinggal di rumah keluarganya. Orang-orang kampung selalu memberikan jawaban berbeda-beda saat saya menanyakan keberadaannya. Ketika saya berhenti bertanya kapan Cung akan pulang, malah banyak cerita yang berdatangan. Semua selalu bermula dari apa yang ia miliki, yang sempat ia miliki, dan yang mereka harap ia miliki. - [Organisasi Gotong Royong Pertanian](https://diakronik.com/kronik/arsip/organisasi-gotong-royong-pertanian/): Organisasi yang tepat bagi kaum tani penanam bahan-bahan penting pada tingkat sekarang adalah organisasi gotong royong saling membantu. - [LBH Jakarta Rilis Pos Pengaduan Ojol, Kini Kasus Putus Mitra Sepihak dan Suspend Bisa Dilaporkan](https://diakronik.com/liputan/kilas/lbh-jakarta-rilis-pos-pengaduan-ojol-kini-kasus-putus-mitra-sepihak-dan-suspend-bisa-dilaporkan/): Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta bersama lembaga riset dan sejumlah serikat pengemudi transportasi online merilis pos pengaduan bagi pengemudi transportasi online di Gedung LBH Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.  - [Arti Konferensi Asia Afrika Bagi Buruh Perkebunan](https://diakronik.com/kronik/arsip/arti-konferensi-asia-afrika-bagi-buruh/): Mulai tanggal 18 April ini, Konferensi Asia Afrika, yang lebih terkenal dengan nama Konferensi Afro-Asia, telah dimulai di Bandung. - [Kafe: Antara Kopi, Kebutuhan Sosial, dan Kritik di Baliknya](https://diakronik.com/perspektif/kafe-antara-kopi-kebutuhan-sosial-dan-kritik-di-baliknya/): Dahulu, kafe identik dengan secangkir kopi, obrolan santai, dan sesekali pertemuan bisnis. Kini, makna itu telah bergeser jauh. Berdasarkan data yang dirilis Point of Interest pada akhir 2025, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah kafe terbanyak di dunia, yakni sekitar 461.991 lokasi. - [Menggalang Kesatuan Aksi](https://diakronik.com/kronik/arsip/menggalang-kesatuan-aksi-oleh-warsosukarto/): Oleh karena itu, tugas pokok kita sekarang ialah: menggalang aksi. Menggalang kesatuan aksi ini mesti menjadi aktivitas pokok sehari-hari dengan tidak jemu-jemunya.  - [Menelusuri Jejak Tionghoa di Batang Tarang](https://diakronik.com/kronik/sejarah-populer/jejak-tionghoa-batang-tarang/): Komunitas Tionghoa juga telah menjadi bagian dari kehidupan berbagai daerah di pedalaman, termasuk Batang Tarang di Kabupaten Sanggau. - [‎Perundingan Buntu, 41 Ribu Buruh Samsung Bakal Mogok Kerja](https://diakronik.com/liputan/kilas/ribuan-buruh-samsung-bakal-mogok-kerja/): ‎Upaya perundingan antara Samsung Electronics dengan Serikat Buruh Lintas Perusahaan (SBLP) Cabang Samsung Electronics yang difasilitasi Pemerintah Korea Selatan berakhir buntu pada Rabu (13/5/2026). - [Aksi May Day 2026: Polisi Diduga Lakukan Penangkapan Sewenang-wenang](https://diakronik.com/liputan/kilas/aksi-may-day-2026-polisi-diduga-lakukan-penangkapan-sewenang-wenang/): JAKARTA – Aliansi buruh Gebrak menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di depan Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Di tengah situasi aksi, sejumlah polisi berpakaian sipil terpantau berkeliling di antara kerumunan massa dan bersiaga di sekitar pintu keluar Mal Senayan Park. - [Aksi May Day 2026, Gebrak Soroti Masalah Fleksibilitas Kerja hingga Pengabaian K3](https://diakronik.com/liputan/gebrak-fleksibilitas-kerja-pengabaian-k3/): Aliansi Gebrak menyoroti abainya negara dalam menjamin pekerjaan layak, mulai dari masalah fleksibilitas pasar tenaga kerja hingga pengawasan K3. - [LBH Jakarta: Perpres 27 Tahun 2026 Belum Menjamin Perlindungan Buruh Gig](https://diakronik.com/liputan/kilas/perpres-27-2026-belum-menjamin-buruh-gig/): Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online saat Hari Buruh 1 Mei 2026. Dikutip dari CNN Indonesia, Prabowo mengatakan regulasi itu memuat ketentuan jaminan kecelakaan kerja dan buruh transportasi online akan diberikan BPJS Kesehatan. Selain itu, peraturan tersebut juga mengatur skema pembagian pendapatan antara buruh transportasi online dan aplikator, dengan batas potongan aplikator 8%. Merespons ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengatakan, pengesahan Perpres 27/2026 masih belum memadai.  Sebab, berdasarkan Pasal 10 ayat (1) UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, pengaturan terkait pemenuhan kebutuhan hukum masyarakat wajib diatur undang-undang.  “Karena itu, penggunaan perpres tidak cukup […] - [Kelindan Delapan Jam Kerja dalam Hari Buruh Sedunia](https://diakronik.com/kronik/kelindan-delapan-jam-kerja-hari-buruh-sedunia/): Hari Buruh Sedunia adalah napas buruh itu sendiri dalam memperjuangkan perbaikan kondisi kerja. - [Luka Bakar di Wajah Totalitarianisme Rezim Prabowo](https://diakronik.com/liputan/editorial/luka-bakar-totalitarianisme-rezim-prabowo/): Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus adalah contoh konkret dari cerminan totalitarianisme rezim Prabowo. - [Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum](https://diakronik.com/liputan/kilas/koalisi-masyarakat-sipil-desak-pelaku-penyiraman-air-keras-andrie-yunus-diadili-di-peradilan-umum/): JAKARTA – Koalisi Masyarakat Sipil mengutuk keras tindakan brutal penyiraman air keras yang dilakukan oleh empat anggota TNI terhadap pembela Hak Asasi Manusia (HAM), Andrie Yunus. Aksi kekerasan ini dinilai bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan serangan nyata terhadap demokrasi, konstitusi, dan hak asasi manusia di Indonesia. - [Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras, Alami Luka Bakar 24%](https://diakronik.com/liputan/kilas/wakil-koordinator-kontras-andrie-yunus-diserang-air-keras-alami-luka-bakar-24/): Aktivis KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di Jakarta Pusat. Simak kronologi, ciri-ciri pelaku, dan kondisi terkini korban. - [Mendedah Indonesia dari Tapal Perbatasan](https://diakronik.com/perspektif/mendedah-indonesia-dari-tapal-perbatasan/): Dari bawah, perbatasan selalu ditantang dan dikangkangi, tidaklah sepenuhnya bisa membatasi, bahkan sejak awal pembentukannya secara sewenang-wenang oleh kolonial kapitalis untuk tujuan monopoli dan eksploitasi. - [Kisah Buruh Asbes dan Penyakit yang Tak Pernah Selesai](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/kisah-buruh-asbes-dan-penyakit-asbestosis/): Atun dan Kuswoyo divonis terkena asbestosis karena bekerja puluhan tahun sebagai buruh asbes - [Asbes Dalam Perspektif Medis: Pembunuh Senyap yang Bersembunyi Dalam Paru](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/asbes-dalam-perspektif-medis/): Asbes dalam perspektif medis menyatakan betapa bahayanya segala jenis asbes. Bagaimana sebetulnya serat debu asbes dapat merusak organ tubuh manusia? - [Karut Marut Bahaya Asbes: Cengkraman Modal hingga Pengabaian Negara](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/karut-marut-bahaya-asbes/): Berbagai penelitian menjelaskan bahwa bahaya asbes dapat menyebabkan kanker. Di Indonesia, impor asbes telah dimulai sejak era 1950-an dan menyentuh angka puluhan juta dolar AS pada tahun 1990-an hingga sekarang. - [Trunajaya Mengoyak Mataram: Intrik Jawa dan Elite Kekuasaan Kiwari](https://diakronik.com/kronik/sejarah-populer/mengoyak-mataram-intrik-jawa-elite-kekuasaan/): Demikian pula kisah dramatis dalam Babad Mataram Pupuh 01–08, sebuah catatan sastra sejarah yang merekam salah satu titik paling genting selama sepak terjang Jawa.  Pada akhir abad ke-17, Mataram bukan kerajaan kecil. Ia adalah pusat kekuasaan terbesar di Jawa pada masanya.  Namun dalam Babad, kerajaan itu digambarkan tengah berada dalam fase rapuh, dengan indikasi para pangeran berselisih, sumpah kesetiaan tergerus, dan rakyat kehilangan arah. Lalu datanglah Trunajaya yang membuat semuanya runtuh lebih cepat. Sosok yang namanya bertiup dari Madura, tapi gaungnya mengguncang sampai lereng Merapi. Ya, Trunajaya, si bangsawan muda dari Madura ini, memang bukan cuma menantang raja, tapi menyerbu jantung […] - [Asbestos: Ancaman Nyata bagi Paru-Paru Manusia](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/asbestos-ancaman-paru-paru-manusia/): Temuan riset dr. Anna Suraya memberikan gambaran jelas bahwa penyakit akibat asbestos berbeda dengan penyakit abnormalitas paru pada umumnya. - [Pembunuhan Massal 65, Kudeta Merangkak, dan Negara yang Tak Bernyali Menghadapi Korban](https://diakronik.com/perspektif/pembunuhan-massal-65-dan-kudeta-merangkak/): Yang terburuk dari tragedi kemanusiaan ialah selalu melihat korban kejahatan tersebut hanya sebagai kumpulan angka statistik belaka, alih-alih memberikan perlindungan dan keadilan mereka. - [Luka Menganga 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan: Tangis Keluarga Korban untuk Komnas HAM](https://diakronik.com/liputan/kilas/3-tahun-tragedi-kanjuruhan-komnas-ham/): Tangis itu pecah ketika Lutfiati meluapkan kemarahannya dalam Aksi Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (1/10/2025). - [Anna Suraya vs Asbes: Keberanian dan Sumbangsih untuk Diskursus Medis soal Asbestosis](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/anna-suraya-sumbangsih-diskursus-asbestosis/): dr. Anna Suraya menempuh perjalanan panjang sebagai satu-satunya dokter toksikologi paru yang menaruh batu pertama istilah asbestosis di Indonesia - [Peringati HTN 2025, For-Bora Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Agraria di Bogor](https://diakronik.com/liputan/kilas/peringati-htn-2025-for-bora-desak-selesaikan-konflik-agraria/): For-Bora menggelar aksi demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2025 di Kantor Kementerian ATR/BPN Kabupaten Bogor, Rabu (24/9/2025) - [Sidang Gugatan FICMA, Haris Azhar: Praktik SLAPP Menyerang Partisipasi Publik](https://diakronik.com/liputan/kilas/sidang-gugatan-ficma-haris-azhar-praktik-slapp-menyerang-partisipasi-publik/): Dalam sidang lanjutan perkara dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan oleh Fiber Cement Manufacturer Association (FICMA), para pihak tergugat menghadirkan seorang pengajar dari Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Haris Azhar sebagai saksi ahli di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). Salah satu pihak tergugat, Leo Yoga Pranata, mengungkapkan pentingnya menghadirkan Haris Azhar selaku saksi ahli untuk memberikan penjelasan mengenai hak asasi manusia,  guna memberikan penjelasan mengenai Strategic Lawsuit Against Public Participation (SLAPP) atau gugatan strategis yang melawan partisipasi publik dalam perkara yang sedang ia tempuh. - [Sudah Ada Putusan MA, Haris Azhar Sebut Kedudukan Hukum Gugatan FICMA Rancu](https://diakronik.com/liputan/kilas/ada-putusan-ma-haris-azhar-gugatan-ficma-rancu/): Haris Azhar menilai gugatan FICMA terhadap LPKSM Yasa Nata Budi memiliki kedudukan hukum yang rancu. - [Sebut Serat Asbes Tak Berbahaya, Saksi Ahli FICMA Akui Terima Sponsor Riset dari Perusahaan](https://diakronik.com/liputan/kilas/saksi-ahli-ficma-sponsor-riset-dari-perusahaan/): Sidang lanjutan perkara gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan Fiber Cement Manufacturers Association (FICMA) terhadap Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Yasa Nata Budi digelar dengan agenda pemeriksaan saksi ahli dari pihak penggugat maupun tergugat. Dalam sidang ini, konsultan toksikologi asal Swiss yang dihadirkan FICMA, David M. Bernstein, mengakui bahwa risetnya yang menyatakan serat krisotil tidak berbahaya bagi tubuh manusia dibiayai oleh perusahaan asbes. Awalnya, tim kuasa hukum LPKSM Yasa Nata Budi sebagai pihak tergugat mencecar pertanyaan kepada Bernstein, dari mana suntikan dana yang membiayai proses risetnya itu berasal. “Saya seorang konsultan, saya melakukan penelitian apapun. Ada dua pihak yang membiayai […] - [Neraca Lingkungan dan Kesejahteraan: Dilema Industrialisasi Indonesia](https://diakronik.com/perspektif/lingkungan-dilema-industrialisasi-indonesia/): Ekses industrialisasi di Indonesia dapat diidentifikasi menjadi dua masalah kunci: lingkungan dan ekonomi, yang bisa dijelaskan secara multidimensional melalui landasan teori kapitalisme-regulasi. #KebenaranSelaluMemihak - [Jaringan Anti-SLAPP Desak FICMA Hentikan Upaya Pembungkaman terhadap Warga](https://diakronik.com/liputan/kilas/jaringan-anti-slapp-desak-ficma-pembungkaman/): Sejumlah organisasi dan serikat buruh yang tergabung dalam Jaringan Anti-SLAPP (JAS) menuntut Fiber Cement Manufacturers Association (FICMA) untuk menghentikan upaya pembungkaman terhadap tiga aktivis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), yakni Ajat Sudrajat, Leo Yoga Prananata, dan Dhiccy Sandewa. JAS menilai FICMA telah melakukan upaya pembungkaman dengan menggugat ketiga aktivis tersebut atas dugaan perbuatan melawan hukum. Gugatan ini diajukan FICMA usai Ajat dkk memenangkan permohonan uji materiil atas Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 25 Tahun 2021 di Mahkamah Agung (MA). Melalui putusan ini, produk yang mengandung asbes putih atau krisotil pun disetujui untuk diberi label B3 sebagai material yang berbahaya. “Dengan menggugat […] - [Majelis Hakim Minta Dokumen Saksi Ahli FICMA Dilengkapi](https://diakronik.com/liputan/kilas/hakim-minta-dokumen-ahli-ficma-dilengkapi/): Melalui kuasa hukumnya, Fiber Cement Manufacturer Association (FICMA) menghadirkan David M. Bernstein sebagai saksi ahli dalam sidang lanjutan perkara dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).Melalui kuasa hukumnya, Fiber Cement Manufacturer Association (FICMA) menghadirkan David M. Bernstein sebagai saksi ahli dalam sidang lanjutan perkara dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). - [Jerat Perdata Serat Krisotil: Tiga Aktivis Digugat usai MA Kabulkan Label Berbahaya pada Asbes](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/jerat-perdata-label-berbahaya-pada-asbes/): Gerbong besar industri asbes, FICMA, melaporkan 3 aktivis atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait label berbahaya pada asbes - [Ketua Komnas HAM Siap Mundur Jika Kasus Munir Tak Tuntas hingga 8 Desember](https://diakronik.com/liputan/kilas/ketua-komnas-ham-mundur-kasus-munir-tak-tuntas/): Ketua Komnas HAM Anis Hidayah siap mundur jika lembaganya gagal menuntaskan kasus pembunuhan Munir hingga 8 Desember 2025 - [KASUM Gelar Aksi di Komnas HAM, Desak Kasus Pembunuhan Munir Dituntaskan](https://diakronik.com/liputan/kilas/kasum-desak-kasus-pembunuhan-munir-tuntas/): KASUM menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (8/9/2025) untuk menuntut penuntasan kasus pembunuhan Munir - [Pestapora, Freeport, dan Keterlibatan Musik dalam Gerakan Lingkungan](https://diakronik.com/perspektif/pestapora-musik-dalam-gerakan-lingkungan/): Setelah gelombang demonstrasi di Indonesia pada 25-31 Agustus 2025, Direktur Festival Pestapora Rizky Aulia atau Ucup, menyatakan festival musik tersebut tetap sesuai jadwal, yakni 5-7 September 2025, dengan beberapa penyesuaian. - [Patung Tikus Berdasi Diarak di Patung Kuda, Aliansi Gebrak: Simbol Rezim yang Korup](https://diakronik.com/liputan/kilas/patung-tikus-berdasi-diarak-simbol-rezim-korup/): Massa Aliansi Gebrak membawa patung tikus berdasi dalam aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (4/9/2025) - [Demo di Patung Kuda, Aliansi Gebrak: Protes Rakyat Bukan Tindakan Makar dan Terorisme](https://diakronik.com/liputan/kilas/demo-di-patung-kuda-aliansi-gebrak-protes-bukan-makar/): Aliansi Gebrak menyayangkan sikap Presiden Prabowo yang menuduh aksi massa pada 25-31 Agustus 2025 sebagai tindakan makar dan terorisme. - [Geruduk DPR dengan Atribut Pink, Aliansi Perempuan Indonesia Desak Prabowo Hentikan Kekerasan](https://diakronik.com/liputan/kilas/geruduk-dpr-aliansi-perempuan-indonesia-desak-hentikan-kekerasan/): Massa Aliansi Perempuan Indonesia (API) memadati depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (3/9/3025) untuk menuntut pemerintah menghentikan segala tindak kekerasan. - [Affan Kurniawan adalah Kita: Korban Kegagalan Negara dan Brutalitas Aparat](https://diakronik.com/liputan/editorial/affan-kurniawan-korban-brutalitas-aparat/): Kematian Affan Kurniawan bukan hanya memoar kelam tentang brutalitas aparat, tetapi juga cerminan kondisi kerja buruk yang dialami oleh para buruh ojol - [Datangi KPK, Masyarakat Pati Bersatu Tuntut Bupati Sudewo Jadi Tersangka](https://diakronik.com/liputan/kilas/datangi-kpk-tuntut-bupati-sudewo-jadi-tersangka/): Warga Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi massa di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan, untuk mendesak lembaga antirasuah menetapkan Bupati Sudewo jadi tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api DJKA, Senin (1/9/2025). - [86 Massa Aksi di Jakarta Dilarikan ke RS Kramat 128](https://diakronik.com/liputan/86-massa-aksi-dilarikan-ke-rs-kramat-128/): Ada 86 massa aksi yang menjadi korban dan dilarikan ke Rumah SakitKramat 128, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).  - [Koalisi Masyarakat Sipil: Polri Masih Represif, Biadab, dan Antidemokrasi](https://diakronik.com/liputan/kilas/koalisi-masyarakat-sipil-polri-masih-represif/): Dalam siaran persnya pada Jumat (29/8/2025), Koalisi Masyarakat Sipil menyebut wajah lama institusi Polri yang terus dipertahankan. Alih-alih bertransformasi menjadi institusi humanis, Polri justru melanggengkan tindakan represif, biadab, dan anti-demokrasi. - [Panggung Merdeka 100% Serukan Solidaritas untuk Kemerdekaan Palestina dan Papua](https://diakronik.com/liputan/kilas/panggung-merdeka-100-solidaritas-kemerdekaan-palestina-papua/): Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dapat menjadi pengingat bahwa rakyat Papua juga mengalami kolonialisme yang serupa.  - [Kemerdekaan Orang-Orang (yang Dianggap) Kecil](https://diakronik.com/perspektif/kemerdekaan-orang-yang-dianggap-kecil/): Bagi orang-orang yang dianggap kecil, kemerdekaan bukan sesuatu yang identik dengan kemewahan. Ia (merdeka) bisa berwujud pada apa yang ada di atas piringnya dan istirahat cukup. - [Sengkarut Perselisihan Penghitungan Upah Lembur: Kisah Eks Buruh Graha Fortuna Purnama yang Digugat ke Pengadilan](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/perselisihan-upah-lembur-buruh/): Pengawas Ketenagakerjaan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten sebelumnya mengeluarkan surat penetapan terkait kekurangan upah lembur Boim yang belum dibayarkan oleh GFP.  Dalam surat yang terbit pada 27 Desember 2024 itu, pengawas menetapkan kekurangan upah lembur Boim pada periode kerja Desember 2023-Juni 2024 sekitar Rp26,31 juta. - [Panggung Merdeka 100%: Kritik atas Rezim Prabowo di Momen HUT ke-80 RI](https://diakronik.com/liputan/kilas/panggung-merdeka-100-kritik-rezim-prabowo-di-hut-ri/): Perempuan Mahardhika bakal menggelar Panggung Merdeka 100% di Gedung LBH Jakarta bertepatan dengan HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025). - [YLBHI Nilai Tragedi Kanjuruhan Bisa Disebut Pelanggaran HAM Berat](https://diakronik.com/liputan/kilas/ylbhi-nilai-tragedi-kanjuruhan-pelanggaran-ham-berat/): Tragedi Kanjuruhan berpotensi kuat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM berat. Peristiwa ini memenuhi unsur kejahatan terhadap kemanusiaan. - [Aksi Tolak IPI UI Dibubarkan Paksa, Mahasiswa: Pembungkaman Hak Berpendapat](https://diakronik.com/liputan/kilas/aksi-tolak-ipi-ui-dibubarkan-paksa/): Aksi tolak IPI UI di depan Gedung Rektorat dibubarkan paksa karena dianggap mengganggu ketertiban umum. - [JSKK Serukan Merawat Ingatan dalam Momentum 1.000 Hari Tragedi Kanjuruhan](https://diakronik.com/liputan/kilas/jskk-serukan-merawat-ingatan-tragedi-kanjuruhan/): JSKK menyerukan pentingnya merawat ingatan dan tidak melupakan Tragedi Kanjuruhan. - [Peringati 1.000 Hari Tragedi Kanjuruhan, JSKK Gelar Doa Bersama](https://diakronik.com/liputan/kilas/1-000-hari-tragedi-kanjuruhan-jskk-doa-bersama/): JSKK bersama JFT135 menggelar doa bersama memperingati 1.000 hari Tragedi Kanjuruhan di Pamitnya Meeting, Jakarta, Jumat (27/6/2025). - [Tragedi Kanjuruhan: Setelah 1.000 Hari, Apa yang Harus Kita Perbuat?](https://diakronik.com/perspektif/setelah-1-000-hari-tragedi-kanjuruhan/): Tulisan ini hanyalah satu dari sekian banyak tulisan, yang diharapkan dapat merawat api perjuangan kita semua, untuk tetap mengingat, mengawal, dan mengecam segala bentuk kejahatan sistem sepak bola dan negara kita sendiri! #KebenaranSelaluMemihak - [Fiksi Ilmiah untuk Queer:  Membayangkan Keintiman Masyarakat Baru Tanpa Gender Dominan](https://diakronik.com/perspektif/fiksi-ilmiah-queer-tanpa-gender-dominan/): Ursula, dalam hal ini, tidak hanya menentang normalitas dominan, tetapi menciptakan alternatif baru bagaimana seseorang yang ‘merasa’ terpinggirkan oleh sosial masyarakat dapat merasakan imajinasi yang ideal bagi mereka sendiri.  #KebenaranSelaluMemihak - [PBHI Kritik Program MBG, Dinilai Belum Penuhi Berbagai Unsur HAM](https://diakronik.com/liputan/kilas/pbhi-kritik-program-mbg-belum-penuhi-unsur-ham/): Sekjen PBHI Gina Sabrina kritik program MBG yang belum memenuhi berbagai unsur HAM yang menjadi kewajiban negara. - [Hak-hak Karyawan yang Terkena PHK Menurut UU, Sampai Ada 3 Jenis!](https://diakronik.com/liputan/tips/hak-hak-karyawan-yang-terkena-phk/): Hak-hak karyawan yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja) menjadi penting untuk diketahui. Sebab, hal ini memang sudah diatur dalam undang-undang (UU) yang berlaku di Indonesia. #KebenaranSelaluMemihak - [Telekinechip](https://diakronik.com/fiksi/telekinechip-kepunahan-yang-kita-ciptakan/): Kondisi sekering inikah yang mereka sebut kemajuan? Keadaan semalas inikah yang mereka namakan hasil ilmu pengetahuan? Bahkan, sekadar menjentikkan jari pun, manusia-manusia yang menyebut dirinya sebagai makhluk paling sempurna itu enggan. #KebenaranSelaluMemihak - [UU Cipta Kerja: Implikasi Regulasi dalam Meningkatkan Kerentanan Buruh Ojol Perempuan](https://diakronik.com/perspektif/uu-cipta-kerja-kerentanan-ojol-perempuan/): Ojol perempuan juga belum aman karena, sebagaimana disampaikan sebelumnya, mereka rentan menjadi korban pelecehan seksual, baik di tempat perkumpulan ojol oleh pengemudi lain, pelanggan saat berada di jalan, hingga di rumah tatkala mereka dikatakan seharusnya tidak bekerja.  #KebenaranSelaluMemihak - [Mengapa Aku Begitu Menyukai Cara Mereka yang Menciptakan Semesta Alternatif Melalui Fiksi Ilmiah](https://diakronik.com/perspektif/menciptakan-semesta-melalui-fiksi-ilmiah/): Fiksi ilmiah merupakan sebuah jalan penciptaan makna terhadap masa kini. Ia beroperasi sebagai cermin bengkok yang memungkinkan kita melihat ulang realitas yang sudah biasa, dengan cara yang asing—dan karena itu, fiksi ilmiah cenderung jujur meski kadang tak masuk akal. #KebenaranSelaluMemihak - [Buruh Internasional Sepakati Penggantian Istilah Pekerja Platform Digital dan Konvensi ILO](https://diakronik.com/liputan/kilas/buruh-sepakati-istilah-buruh-platform/): Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-13 yang diselenggarakan di Jenewa, Swiss menyepakati penggantian istilah buruh platform digital dari “mitra ojek online” menjadi “pekerja platform digital”. #KebenaranSelaluMemihak - [Manusia Modern dan Desekularisasi Entitas Alam](https://diakronik.com/perspektif/manusia-modern-desekularisasi-alam/): Sudah sejak lama hubungan harmonis antara manusia modern dengan berbagai entitas alam di Indonesia terputus. Manusia modern seolah semakin tidak peduli dan di level tertentu semakin bersikap kurang ajar terhadap entitas alam. - [BPJS untuk Ojol Perempuan: Perlindungan yang Terlupakan](https://diakronik.com/perspektif/perlindungan-ojol-perempuan-terlupakan/): Akses ke BPJS Kesehatan seakan-akan menjadi muskil mereka peroleh karena perusahaan aplikasi ojol (aplikator) hanya memosisikan mereka sebagai mitra. Status inilah yang kemudian membuat mereka tidak mendapatkan jaminan sosial sebagaimana yang diterima buruh di sektor formal. Padahal, situasi tersebut seharusnya tidak terjadi. Demikian saya berpendapat karena para ojol perempuan juga bekerja penuh waktu, terpapar risiko kecelakaan, bahkan mengalami ragam pelecehan dan diskriminasi di jalanan! - [Buruh PT San Xiong Steel Indonesia Dirikan Tenda Perjuangan](https://diakronik.com/liputan/kilas/buruh-pt-san-xiong-steel-indonesia-berjuang/): Sejumlah buruh PT San Xiong Steel Indonesia yang tergabung dalam Serikat Buruh San Xiong (SBSX) mendirikan tenda perjuangan di depan pabrik tempatnya bekerja di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. - [Solasi Gelar Aksi di Mabes Polri, Tuntut Pembebasan 11 Warga Adat Maba Sangaji](https://diakronik.com/liputan/kilas/solasi-tuntut-pembebasan-11-warga-adat-maba-sangaji/): Massa aksi menilai penangkapan 11 warga adat Maba Sangaji sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pejuang lingkungan. - [Lari dari Kenyataan](https://diakronik.com/fiksi/sajak/lari-dari-kenyataan/): Kita, sejak kecil, sering dididik untuk Lari dari kenyataan - [Ratusan Buruh Ojol di Banten Tuntut Jaminan Sosial hingga Relaksasi Pajak](https://diakronik.com/liputan/kilas/ratusan-buruh-ojol-banten-tuntut-jaminan-sosial/): Ratusan buruh ojol di Banten menggelar aksi demonstrasi dan off bid massal di depan Kantor Gubernur Provinsi Banten, Selasa (20/5/2025). - [Desa Maba Sangaji: Tanah Adat Dirusak Tambang, Warganya Ditersangkakan saat Melawan](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/desa-maba-sangaji-tanah-adat-dirusak-tambang/): Penolakan warga adat Maba Sangaji terhadap aktivitas tambang PT Position karena perusahaan itu telah merusak hutan adat dan sungai yang menghidupi mereka selama bertahun-tahun. - [11 Warga Maba Sangaji Penolak Tambang PT Position Jadi Tersangka, Warga Adat Bantah Tudingan Premanisme](https://diakronik.com/liputan/kilas/11-warga-maba-sangaji-penolak-tambang-pt-position-jadi-tersangka/): Aliansi Masyarakat Adat Menggugat membantah klaim kepolisian bahwa 11 warga adat Maba Sangaji yang ditetapkan sebagai tersangka dalam aksi penolakan aktivitas tambang PT Position di Halmahera Timur, Maluku Utara (Malut), melakukan aksi premanisme bersenjata tajam. - [Aksi May Day 2025, Ibu Buruh Tuntut Pemerintah Sediakan Daycare Gratis](https://diakronik.com/liputan/kilas/aksi-may-day-2025-ibu-pekerja-tuntut-daycare-gratis/): Dalam aksi May Day 2025 di Jakarta, sejumlah ibu pekerja menuntut pemerintah untuk menyediakan fasilitas daycare gratis. - [API Desak Usut Dugaan Kekerasan Seksual saat Penangkapan Massa Aksi May Day 2025 di DPR](https://diakronik.com/liputan/kilas/api-desak-usut-dugaan-kekerasan-seksual-saat-penangkapan-massa-may-day-2025-di-dpr/): API menyoroti dugaan kekerasan seksual saat aparat kepolisian menangkap beberapa massa aksi May Day 2025 di Jakarta - [Warga Sukahaji: Pemukiman Kami Dibakar, Bukan Murni Kebakaran](https://diakronik.com/liputan/kilas/warga-sukahaji-pemukiman-kami-dibakar/): Menurut warga Sukahaji, insiden pembakaran pemukiman di kediaman mereka bukanlah murni kebakaran, melainkan upaya pembunuhan massal dengan cara dibakar. - [Cacat Prosedur Pemecatan Sepihak Novi Sukatani sebagai Guru](https://diakronik.com/liputan/kilas/cacat-prosedur-pemecatan-sepihak-novi-sukatani/): Novi, vokalis band punk Sukatani, resmi dipecat sepihak dari pekerjaannya sebagai guru SDIT Mutiara Hati. Namun, pihak yayasan diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam pemecatan itu. - [Lebaran Perdana Rezim Prabowo: Antara Baju Baru atau Rompi Antipeluru](https://diakronik.com/perspektif/lebaran-perdana-rezim-prabowo-antara-baju-baru-atau-rompi-antipeluru/): Di bawah rezim Prabowo, rakyat mungkin akan memaafkan pemerintah setiap momen Idulfitri selama empat tahun ke depan, dengan ancaman moncong bedil di belakang kepala. - [Tarian Dwifungsi Tidak Pernah Mati: Manipulasi Realitas lewat Otoritarianisme](https://diakronik.com/kronik/sejarah-populer/tarian-dwifungsi-tidak-pernah-mati-manipulasi-realitas-lewat-otoritarianisme/): Awal kemunculan dari embrio dwifungsi ABRI lahir akibat kondisi politik negara yang tidak stabil. Artinya, dwifungsi lahir untuk mendinamiskan stabilitas politik. - [Tolak Penggusuran Lahan, Warga Padang Halaban Desak PT SMART Hormati HAM](https://diakronik.com/liputan/kilas/tolak-penggusuran-lahan-warga-padang-halaban/): Kelompok Tani Padang Halaban dan Sekitarnya (KTPHS) menghadapi rencana eksekusi lahan di Perkebunan Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu Utara, oleh PT SMART - [Koalisi Buruh Sawit: Penggunaan Agrokimia di Perkebunan Sawit Racuni Buruh Perempuan](https://diakronik.com/liputan/kilas/koalisi-buruh-sawit-agrokimia-racuni-buruh-perempuan/): Koalisi Buruh Sawit menilai penggunaan bahan agrokimia di perkebunan sawit dapat berdampak buruk bagi buruh perempuan, khususnya terkait masalah kesehatan - [PBHI Kecam Dugaan Represi Polri terhadap Sukatani: Ciri Khas Orba](https://diakronik.com/liputan/kilas/pbhi-kecam-represi-polri-terhadap-sukatani-ciri-orba/): PBHI menyebut pencekalan lagu ciptaan Sukatani merupakan ciri represifitas saat rezim Orba - [Pramoedya Ananta Toer: Meniadakan Utopia dan Perkara Angkatan Muda](https://diakronik.com/perspektif/pat-meniadakan-utopia-dan-perkara-angkatan-muda/): “Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang, karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka kemajuan sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia.” - [Silau Gemerlap Bandara: Kisah Andri, Buruh Porter yang Dipecat Sepihak PT Dahlia Tama Cargo](https://diakronik.com/liputan/deskriptif/silau-gemerlap-bandara-andri-pt-dahlia-tama-cargo/): Nasib Andri sebagai buruh porter di Bandara Juanda, Sidoarjo, kandas setelah dipecat sepihak oleh PT Dahlia Tama Cargo. Setelah bertahun-tahun bekerja dalam kondisi kerja yang buruk, Andri dipecat lantaran membentuk serikat buruh. ## Pages - [Kebijakan Privasi](https://diakronik.com/kebijakan-privasi/): Siapa kami Teks yang disarankan: Alamat situs web kami adalah: https://diakronik.com. Komentar Teks yang disarankan: Saat pengunjung meninggalkan komentar pada situs, kita mengumpulkan data yang ditampilkan pada form komentar, alamat IP pengunjung dan user agent browser untuk membantu pendeteksian spam. String anonim yang dibuat dari alamat email Anda (juga disebut hash) dapat diberikan ke layanan Gravatar untuk melihat apakah Anda menggunakannya. Kebijakan privasi layanan Gravatar tersedia di sini: https://automattic.com/privacy/. Setelah persetujuan atas komentar Anda, gambar profil Anda dapat dilihat oleh publik dalam konteks komentar Anda. Media Teks yang disarankan: Jika Anda mengunggah gambar ke situs web, Anda harus menghindari mengunggah gambar […] - [Sitemaps](https://diakronik.com/sitemaps/) - [Pedoman Media Siber](https://diakronik.com/pedoman-media-siber/): PEDOMAN MEDIA SIBER Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut: 1. Ruang Lingkup Media Siber adalah segala bentuk […] - [Post](https://diakronik.com/post/): Diakronik.com Blog Post Editor: Kata Kunci: BACA JUGA Home Di Sini, Negara Empat Kali Disebut Irfa Ulwan 1 February 2024 - [Fiksi](https://diakronik.com/fiksi/): Fiksi Sabtu, 21 Juni 2025 Telekinechip Sajak Sabtu, 24 Mei 2025 Lari dari Kenyataan Fiksi Senin, 29 April 2024 Sowo, Si Hitam dan Kekerasan di Tempat Kerja Fiksi Jumat, 5 April 2024 Karangan adalah Kejujuran yang Kelewat Jernih Fiksi Kamis, 28 Maret 2024 Tidak Semua Pendongeng Harus Kau Percayai Fiksi Senin, 18 Maret 2024 Sepeda Politik Fiksi Sabtu, 21 Juni 2025 Telekinechip Kondisi sekering inikah yang mereka sebut kemajuan? Keadaan semalas inikah… Sajak Sabtu, 24 Mei 2025 Lari dari Kenyataan Kita, sejak kecil, sering dididik untuk Lari dari kenyataan Fiksi Senin, 29 April 2024 Sowo, Si Hitam dan Kekerasan di Tempat […] - [Diakronik.com](https://diakronik.com/): Diakronik.com adalah media alternatif lintas generasi menyajikan konten seputar dinamika perburuhan, politik, hukum, budaya, dan perkotaan. - [Kirim Tulisan](https://diakronik.com/kirim-tulisan/): Format Kirim Tulisan Diakronik.com Deskriptif Berita panjang yang ditulis berdasarkan: siaran pers, laporan peristiwa lapangan, dan sumber informasi primer dan/atau sekunder lainnya. Deskriptif memuat tulisan dengan kriteria minimal 1.000 dan maksimal 1.500 kata. Selain ketentuan administrasi kata, Kalian yang berminat untuk mengirimkan tulisan berbentuk liputan, wajib menyertakan foto peristiwa minimal sebanyak 3 (tiga) buah dan lengkap dengan keterangan foto, memuat unsur keterangan: apa kejadiannya, siapa, kapan, dan dimana lokasi kejadianya. Kronik Disusun berdasarkan metodologi sejarah (heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi). Karya yang dapat dimuat dalam rubrik ini: sejarah populer, monografi, dan arsip. Sejarah populer adalah tulisan atau naskah tentang suatu […] - [Redaksi](https://diakronik.com/redaksi/): SUSUNAN REDAKSI Editor Pelaksana Harian Akbar Ridwan Syaukani Ichsan Hastomo Dwi Putra Penulis & Peneliti Ilham Hermansyah Muh. Ilham Abdulloh Qanish Karamah Webmaster & Desain Diakronik Dev - [Tentang Kami](https://diakronik.com/tentang-kami/): TENTANG KAMI “Pada tahun-tahun yang tidak diketahui secara pasti tepatnya, beberapa anak muda mendambakan satu media sebagai ruang belajar bersama. Keinginan tersebut tidak lantas terpenuhi, malah mengendap di bagian kehidupan yang sulit dijamah.” Akan tetapi, setelah bertahun-tahun, gagasan yang hampir dilupakan ini, akhirnya terealisasikan tepat dipergantian tahun. Nama Diakronik pun dipilih dan secara resmi melangkahkan jejak sejarah digitalnya pada 2 Januari 2024. Para pendiri berikhtiar agar Diakronik—selain ruang belajar bersama—menjadi rumah bagi orang-orang biasa: buruh, tani, nelayan, pedagang kecil, dan siapa pun dengan ragam profesinya yang suara serta pikirannya kerap disepelekan. Mekanisme Hak Jawab & Koreksi Dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun […] - [Perspektif](https://diakronik.com/perspektif/): Perspektif Jumat, 16 Januari 2026 Mendedah Indonesia dari Tapal Perbatasan Perspektif Sabtu, 18 Oktober 2025 TATKALA KEKUASAAN MEMELIHARA KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN UNTUK HAJAT 5 TAHUNAN Perspektif Sabtu, 4 Oktober 2025 Pembunuhan Massal 65, Kudeta Merangkak, dan Negara yang Tak Bernyali Menghadapi Korban Perspektif Sabtu, 20 September 2025 Neraca Lingkungan dan Kesejahteraan: Dilema Industrialisasi Indonesia Perspektif Minggu, 7 September 2025 Pestapora, Freeport, dan Keterlibatan Musik dalam Gerakan Lingkungan Perspektif Senin, 18 Agustus 2025 Kemerdekaan Orang-Orang (yang Dianggap) Kecil Perspektif Jumat, 16 Januari 2026 Dari bawah, perbatasan selalu ditantang dan dikangkangi, tidaklah sepenuhnya bisa… Perspektif Sabtu, 18 Oktober 2025 Pengangguran dan kemiskinan seperti […] - [Kronik](https://diakronik.com/kronik/): Sejarah Populer Minggu, 7 Desember 2025 Trunajaya Mengoyak Mataram: Intrik Jawa dan Elite Kekuasaan … Sejarah Populer Minggu, 30 Maret 2025 Tarian Dwifungsi Tidak Pernah Mati: Manipulasi Realitas lewa… Sejarah Populer Minggu, 1 Desember 2024 Nyali Pena Puan Sumatra: Dari Reformis sampai Revolusioner d… Sejarah Populer Minggu, 27 Oktober 2024 Gerakan PRD di Nganjuk Setelah Peristiwa Kudatuli 1996 Sejarah Populer Senin, 29 April 2024 Pawai Terakhir Mayday, Gagalnya Istana Buruh, dan Lintang Ke… Kronik Minggu, 31 Maret 2024 Pergerakan Sekerdja Sejarah Populer Minggu, 7 Desember 2025 Demikian pula kisah dramatis dalam Babad Mataram Pupuh 01–08, sebuah catatan sastra sejarah yang merekam […] - [Liputan](https://diakronik.com/liputan/): Liputan Selasa, 30 Desember 2025 Kisah Buruh Asbes dan Penyakit yang Tak Pernah Selesai Liputan Selasa, 23 Desember 2025 Asbes Dalam Perspektif Medis: Pembunuh Senyap yang Bersembunyi Dalam Paru Liputan Sabtu, 20 Desember 2025 Karut Marut Bahaya Asbes: Cengkraman Modal hingga Pengabaian Negara Deskriptif Minggu, 5 Oktober 2025 Asbestos: Ancaman Nyata bagi Paru-Paru Manusia Kilas Kamis, 2 Oktober 2025 Luka Menganga 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan: Tangis Keluarga Korban untuk Komnas HAM Deskriptif Sabtu, 27 September 2025 Anna Suraya vs Asbes: Keberanian dan Sumbangsih untuk Diskursus Medis soal Asbestosis Liputan Selasa, 30 Desember 2025 Atun dan Kuswoyo divonis terkena asbestosis karena bekerja […] [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)